Di Sanggar Beladiri Mua Thay
![]() |
| Di Sanggar Beladiri Mua Thay |
CD233-Di Sanggar Beladiri Mua Thay - Sony yag saat itu ingin mandi di kamar mandi setelah latihan beladiri
Mua Thay (beladiri asal Thailand), secara tidak sengaja masuk didalam
kamar mandi yang ternyata digunakan Arhin untuk mandi setelah Mua Thay
juga. Ingin Tahu kelanjutanya para pembaca ??? langsung saja simak
cerita dibawah ini !!!
Cerita Dewasa ML Di Sanggar Beladiri Mua Thay
Aku seorang remaja berstatus sebagai seorang mahasiswa tingkat 2.
Namaku Sony, hobi latihan beladiri, dan tubuhku lumayan proposional.
Sebagai seorang pemuda jama sekarang beladiri adalah suatu hal yang
sangat penting, karena selain baik untuk kebugaran tubuh, beladiri juga
bisa sebagai pelindung kita dari orang jahat, hhe.
Usiaku kini 19 tahun, aku sejak sekolah dasar memanglah sudah gemar
dengan berbagi macam beladiri. Selain Mua Thay aku dulu juga juga pernah
belajar beladiri taekwondo dan pencak silat. Jika kata teman-teman main
atau kampusku mereka memanggilku dengan sebutan jet lee, hha. Yah
mungkin aja karena aku jago beladiri dan mataku sipit seperti keturunan
Chinese,hhe.
Aku menekuni beladiri Mua Thay sejak aku kelas 1 SMA. Kini aku sudah
ditingkat Pro dan menjadi pelatih disalah satu sanggar beladiri Mua Thay
dibandung. Untuk lokasi sanggar-nya sengaja tidak aku sebutkan, karena
itu privasi, hhe. Oke saya kira cukup perkenalan tentang saya, dan
langsung saja yah masuk kecerita saya.
Disini aku akan menceritakan cerita sex yang aku alami dengan salah
satu murid wanita yang berlatih disanggar Mua Thay dimana tempat aku
mengajar. Pada hari selasa adalah hari dimana hanya para wanita saja
yang berlatih Mua Thay. Ketika itu hanya jelas cardio dan Advance saja
yang ebrlatih, jika untuk kelas Pro ada hari sendiri.
Raja Poker - Hari itu aku melatih dengan 1 temanku yang bernama Hendra, seperti
biasa kami memulai latihan dengan latihan fisik dulu untuk kelas cardio
dan Advance.Pada hari itu ada 15 wanita yang berlatih, 7 dinataranya
kelas cardio dan 8 diantaranya kelas advance. Hari itu latihan berjalan
sepeti biasa.
Kurang lebih saat itu 2 jam latihan-pun telah selesai, kebetulan
malam itu adalah jam kloter terakhir untuk latihan. Singkat cerita saat
itu-pun semua murid dan Hendra puang duluan, untuk kunci sanggar
beladiri diserahkan kepadaku. Karena sudah selesainhya latihan aku-pun
segera kekamar mandi sekaligus kamar ganti.
Kamar mandi cowok dan cewek kebetulan disanggar Mua Thay itu jadi
satu. Pintu kamar mandi yang ada disanggar itu menggunakan stabiliser,
jadi setelah dibuka maka akan tertutup sendiri, kurang lebih seperti
pintu minimarket gitu deh. Karena saat itu aku berfikir semua orang
sudah pulang maka aku-pun memilih salah satu kamar mandi.
Aku bukalah salah satu kamar mandi,
“ Ngeeeeekkk.., ” suara pintu terbuka.
“ Siapa tuh…, ” teriak seorang wanita dari dalam kamar mandi.
“ Ma… Maaf, aku kira tidak ada orang, ” ucapku kaget.
Seketika aku tertegun dengan sesosok wanita yang telanjang bulat dengan tubuhnya yang penuh dengan busa sabun,
“ Aduh abang gimana sih, emngnya nggak tahu yah kalau Arhin sedang
mandi, ” ucapnya sembari menutupi payudara dan vaginanya dengan
tanganya.
“ Aduh Arhin, kamu gimana sih, mandi kog nggk dikunci pintunya, kan
jadinya begini, ” ucapku dengan posisi berdiri dipintu kamar mandi.
“ Ihhhh… abang pasti sengaja yah, abang pasti nafsukan sama Arhin, Huwwww…, ” ucapnya manja.
“ Aduh Rhin maaf banget yah, Abang nggak tau kalau masih ada orang,
soalnya sanggar udah sepi tnggal aku sama kamu aja, ” ucapku
menjelaskan.
“ Yaudah maaf yah, abang mandi disebelah aja, ” ucapku lagi,
Ketika aku akan pergi tidak aku sangka Arhin menarik tanganku,
“ Udah nanggung bang, masak iya sih Abang nggak nafsu sama Arhin, ” ucapnya sembar menarik aku kedalam kamar mandi.
“ Rhin Ja……, ”
Belum selesai aku berbicara tiba-tiba saja Arhin meremas penisku lalu
diciumlah bibirku. Melihat perlakuan Arhin yang seperti itu tanpa ragu
aku-pun meladeni perlakuan mesumnya padaku. Aku membalas ciumanya dan
aku remas payudara montoknya,
“ Shhhhh… Eummmmm… Euhhhhh.., ” lenguh Arhin.
Didalam kamar mandi itu kami-pun mulai memicu nafsu birahi kami.
Tidak aku sangka Arhin yang cenderung pendiam ternyata dia sangat liar
sekali. Dia melumat habis bibirku dengan gemas sembari meremas-remas
penisku yang masih terlindung dengan celana boxerku. Merasa agak
terganggu Arhin-pun meyuruhku melepas celana boxer dan kaos singletku,
“ Bang, kamu bugil dong biar kita sama-sama telanjang, ” ucapnya berbisik dengan manja.
“ Iya Rhin, ”
Dengan cepatnya aku-pun mulai melepas semua kain yang menempel
ditubuhku, seketika itu kami-pun telanjang bulat. Setelah aku telanjang
kamipun kembali bercumbu dengan penuh nafsu liar. Arhin mulai mengocok
penisku dengan tanganya yang penuh sabun cair dan aku-pun meremas
payudara dan pantatnya yang semok.
Poker Online Terpercaya - Arhin adalah tipe wanita yang bertubuh sintal, tinggi sedang,
berkulit putih, cubi, dan menggairahkan. Saat itu kami bercumbu dengan
penuh gairah. Kocokam Arhin membuat penisku semakin mebesara dan panjang
saja,
“ Rhinn.. Ouhhhh… Shhhhhhh…, ” desah nikmatku.
“ Enak ya bang ??? Ouhhhh… mainin itil aku bang, Ouhhhh…, ” pintanya.
Tanpa menjawab tanganku yang tadinya meremas pantat, saat itu berpindah pada vagina Arhin,
“ Sssshhhhh… enak bang, Ouhhhh… gesek terus itil aku bang… Ouhhh, ” desah arhin penuh gairah sex.
Kami sama-sama merasakn kenikmatan sex yang luar biasa. Aku sungguh
tidak menyangka bisa bercumbu dengan wanita secantik dan sesexy Arhin.
Kami saling memberikan rangsangan agar nafsu kami semakin memuncak.
Sesekali aku masukan jari tengahku kedalam vagina Arhin,
“ Bang… Ouhhhhh… terus kobel memek Arhin bang.. Ssshhhh… Ahhhh…, ”
“ Iya Rhin… Ahhhh…, ”
Arhin nampak sekali menikmati permainan jari tengahku didalam
vaginanya. Selama percumbuan kami Arhin terus meracau sembari terus
mengocok penisku dengan gemasnya. Dia kocok dan dia genggam penisku
dengan tanganya,
“ Uhhhhh… Ssssshhhh… kocokan kamu enak Rhin… Ahhhh.., ”
Penisku dikocok Arhin dan vagina Arhin aku sodok dengan jari
tengahku. Lendir kawin Arhin mulai keluar dari dalam vaginnya. Terbukti
saat itu liang senggamanya terasa licin dan hangat. Sesekali aku juga
mengarahkan jariku pada G-spotnya,
“ Uhhhhhh… Bang… Ouhhhh… Udah Bang… Arhin nggak kuat lagi, Ahhhh…, ”
Melihat Arhin yang sudah seperti itu aku-pun melepaskan jariku dari dalam vaginanya,
“ Yaudah yuk ML ya Rhin sekarang, soalnya udah malem nih, ” ajakku.
“ Iya Bang, Arhin yang diatas ya bang, ” pintanya.
“ Iya terserah kamu aja, ” ucapku pasrah.
Kami-pun saat itu segera mengatur posisi sex kami. Aku duduk
bersandar tembok dengan kaki aku luruskan kedepan. Arhin yang sudah
nampak berpengalaman dalam berhu Bungan sex, maka dia segera duduk
diatasku lalu meraih kejantananku dan dibenamkanlah penisku,
“ Zlebbbbbbbbbbbbbbbbbb…, ”
“ Euhhhhhhhhhhhhhhh…., ” lenguh kami bersamaan disela masuknya penisku pada vagina Arhin.
Begitu sudah masuk penisku, Arhin segera bergoyang dengan pantatnya
yang ada diatas pangkuanku. Sembari begoyang tanganya berpegangan pada
pundaku. Arhin sungguh lincah bercinta dengan posisi sex WOT (women on
top),
“ Ouhhhh… Bang…. Ssssshhhh… Euhhhhh… Bang… Ahhhh.., ” desahnya peuh gairah sembari menggoyang penisku didalam memeknya.
“ Enak Rhin, terus Rhin, Ouhhhh… Sssssshhhh…, ”
Daftar Poker Online - Melihat aku merasa nikmat Arhin-pun semakin gila daalam bermain sex
saat itu. Dia bergoyang memutar, maju mundur, naik turun sembari terus
mendesah hebat. Hubungansex kami malam itu sungguh terasa memuncak
sekali. Aku serasa oleh gadise belia yang baru doyan-doyanya ngentot.
Penisku yang besar dan tahan lama membuat Arhin semakin liar,
“ Bang… Ahhhhhhhhhhhhhhhhhh… keluar aku bang, Ouhhhhhhhhhhh, ” teriaknya seiring didapatkanlah klimaksnya.
Arhin semakin gila saja setelah orgasme saat itu. Dia memaju mundurkan pantanya dengan cepatnya,
“ Ouhhhh… Euhhhh..Sssssshhh… Ahhhh…, ” desah Arhin semakin liar saja.
Baru aku rasakan hubungan sex yang seliar ini. Penisku serasa
tertaririk dan terjepit dengan vagina Arhin yang gemuk dan masih sempit
itu. Tidak terasa kami sudah bercinta cukup lama, hampir 30 menit kami
berhubungan sex didalam kamar mandi sanggar Mua Thay itu. Desahan Arhin
dan desahanku saling mengisi.
Seakan desahan sex kami seperti dikomando saja saat itu. Detak
jantung kami bedetak dengan kencang, nafas kami saling memburu, dan
racauan-racaun liar kami terus mengiringi hubungan sex kami saat itu.
Karena Arhin begitu hebatnya dalam berhubungan sex, aku mulai merasa ada
penisku mulai berdenyut-denyut,
“ Rhin aku mau keluar nih, buruan berdiri kamu,… Ouhhhh…, ” pintaku.
Aku meminta Arhin berdiri agar spermaku tidak keluar didalam vagina
Arhin. Mendengar itu Arhin-pun segera menyingkir dari pangkuanku,
“ Bluppppppppppppppp, ” keluarlah penisku dari vagina Arhin.
Aku segera berdiri dan aku kocok penisku dengan penuh nafsu. Merasa
akan keluar spermaku, segera aku arahkan penisku kedalam mulut Arhin.
Arhin yang sudah tanggap diapun segera mengkulum penisku dengan
gemasnya. Baru berapa detik aku dikulum rasanya batang penisku sudah
tidak tahan lagi menahan birahiku, lalu,
“ Crottttttttttttt…. Crottttttttttttt…. Crottttttttttttt…. Crottttttttttttt…., ”
“ Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…. Keluar Rhin… Ouhhhhhhhhhhhh…, ” ucapku puas mendapatkan orgasmeku.
“ Mas jangan lupa add pin bb saya ya di 2B16163A.. ” Sambil tersipu malu tapi mau.
“ Mas jangan lupa add pin bb saya ya di 2B16163A.. ” Sambil tersipu malu tapi mau.
Tertumpalah semua sperma didalam mulut Arhin dengan derasnya. Arhin
dengan lahapnya mengkulum dan menelan semua spermaku hingga tidak
tersisa setetespun. Sungguh hubungan sex yang tidak pernah aku
bayangkan. Hubungan sex kami terasa memuaskan hinggga kami sama-sama
mendapatkan kepuasan sex.
Singkat cerita setelah kami mendapatkan kepuasan, kami-pun mandi
bersama sembari bercumbu mesra. Karena hari semakin larut kami-pun
cepat-cepat menyelesaikan mandi kami. Selesai mandi kami berganti baju
bersih dan setelah selesai kami keluarlah dari kamar mandi. Segera kami
keluar dari sanggar beladiri dan kami-pun pulang kerumah masng-masing.
Sejak kejadian skandal sex kami malam itu, Arhin-pun hampir setiap
hari bernagkat berlatih Mua Thay. Kami selalu pulang belakangan hanya
demi berhubungan sex semata. Aku dan Arhin-pun semakin sering saja ML,
maupun itu disanggar Mua Thay, dikostku, ataupun dihotel. Seperti itulah
kisah sex yang aku lakukan dengan Arhin. Selesai.
Salam CD233





Comments
Post a Comment